MAKAN
Sebagai makhluk social dan makhluk yang berada di muka bumi ini kebutuhan utama adalah makan yang bertujuan untuk bertahan hidup dan mempertahankan keturunan. Makan adalah kebutuhan yang sangat penting / wajib bagi makhluk hidup atau manusia. Baik itu hewan ataupun manusia disekitar kita.
![]() |
| frame: by me |
Sebagai makhluk ciptaan yang maha kuasa manusia di bekali akal dan
napsu , untuk berfikir lebih baik dari makhluk ciptaanNYA. Selagi kita masih
hidup dimuka bumi ini pasti makan sepeti manusia pada umumnya. Dalam urusan
makan umat manusia sudah diatur dalam agama seperti halnya makan makanan yang
di anjurkan yaitu makanan yang halal dan baik untuk kesehatan. Seperti yang sudah tertera dalam al-qur’an ;
al- maidah 88 yang
dijelaskan cecara detail.
وَكُلُوْا مِمَّا رَزَقْنَكُمُ اللهُ حَلَلًا
طَيِّبًا ۖ وَاتَقُوْا اللهَ الَذِيْٓ
اَنْتُمْ بِهٖ مُٶْ مِنُوْنَ ۩
“ dan makanlah nakanan yang halal
lagi baik dari apa yang telah allah berikan rezekinya pada mu , bertawakallah
kepada allah yang kamu beriman kepada-NYA”.
يَأَيُّهَا النَّا سُ كُلُوْا مِمَّا فِيْ
الْاَرْضِ حَلَلًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوَاتِ الشَّيْطَنِ ج اِنَّهُ
لَكُمْ عَدُوٌّمُّبِيْنٌ .(البقراه , ١٦٨)
“ wahai manusia ,
makanlah makanan dari apa-apa yang terdapat di bumi yang halal, dan janganlah kamu mengikuti jejak langkah syaiton ,
sesungguhnya syaiton itu musuh kamu yang nyata ( QS Al-Baqoroh 168).
Setiap mansia menginginkan makan makanan
yang halal atau baik namun tidak banyak dari kita yang mengetahui bagaima
mencari makan makanan yang halal itu , dan ada juga yang memilih jalan lain
demi mendapatkan makanan untuk diri sendiri atau keluarga. Sebagai penulis saya
yakin seratus persen dari pembaca tidak ada satupun yang memilih jalan lain
hanya untuk demi makan.
Pengeretian makan menurut para ahli
Berdasarkan dari pendapat beberapa para ahli berikut
merupakan penjelasan mengenai makan antara lain :
A. Secara bahasa makan adalah aktifitas memasukan sesuatu ke dalam mulut dan
menelanya. Untuk kebutuhan sumber energy bagi tubuh atau makhluk hidup dan
memungkinkan pertumbuhan
B. Helme
Makan makanan sehat itu ialah jenis makanan didalam artian yang sesungguhnya adalah mampu menikmati makanan itu sendiri , makanan yang baik adalah makanan 4 sehat 5 sempurna yang selama ini oleh masyarakat Indonesia di ketahui.
C. Sumber Wikipedia
Makan adalah suatu kegiatan mengonsumsi sebuah zat
yang dimakan oleh makhhluk hidup dan mengandung nutrisi untuk menyediakan
energy atau organisme heterotof yang
memungkinkan pertumbuhan.
D. Prasetyono
Makan makanan yang sehat itu terdiri dari
mengumpulkan berbagai macam makanan yang seimbng sehingga segala kebutuhan serta nutrisi pada tubuh dapat
tercukupi secara fisik dan mental yang nyata.
Berbicara mengenai makanan apa saja sih
jenis makan yang baik dan halal itu ? tentunya makanan yang baik dan halal itu
makan makanan yang di dapat dengan cara yang halal pula.
Dibawah ini ada contoh makan makanan yang
di butuhkan oleh tubuh pada umumnya , jenis makanan apa itu sobat foodies : makanan pokok yang banyak mengandung
karbohidrat yang berupa nasi ,jagung ,
roti ,singkong ,umbi-umbian dan sagu . lauk pauk ini banyak mengandung protein,
dan lemak meliputi daging ,ikan, ayam dan telur.
Sayur dan buah dua jenis makanan ini sangatlah penting sekali
untuk menunjang pertumbuhan gisi , dikarnakan
mengandung banyak vitamin serta mineral yang berfungsi menjaga tubuh
dari serangan penyakit serta
sebagai ketahanan kekebalan tubuh.
Anjuran Makan Dalam Islam
Adat istiadat dating lebih dulu dari islam
begitu juga tata cara table manner atau makan makanan sudah diajarkan oleh
nenek moyang mereka masing-masing , setela islam datang menjadi penyempurna
untuk urusan makan makanan yang baik dan benar.
Didalam hadist yang diriwayatkan oleh imam
tirmidzhi yang menjelaskan bahwa rasullah saw mengajarkan untuk mengisi perut
dengan sepertiga makanan sepertiga
minuman sepertiga lagi untuk ruang udara yang inilah paling baik manfaatnya bagi
kesehatan tubuh dan hati .
Seperti Apa Yang Sudah Di Ajarkan Oleh Nabi
Pertama, agar kita tidak berlebihan dalam memasukkan
berbagai makanan dalam tubuh / perut. Hal ini sejalan dengan apa yang sudah
rasullah kerjakan, beliau tidak pernah makan sampai merasa kekenyangan dan
tidak banyak makan berbagai ragam jenis makanan. Bahkan ketika istri beliau beberapa hari tidak
masak makanan beliau memilih untuk puasa .
Kedua ,jika kita menghadiri suatu undangan yang di
dalamnya disajikan makanan , sebaiknya tidak mengajak orang lain untuk memenuhi
sebuah undangan tersebut kecuali atas izin orang yang mengundangnya.
Abu mas’ud meriwayatkan bahwa ada seseorang
lelaki anshor yang akrab di sapa Abu syu’aib datang kemudian berucap kepada
pelayan . “sediakanlah makanan untuk lima orang , aku ingin mengundang Nabi
Shallahu ‘alaihi Wasalam diantara mereka berlima, sebab aku mengetahui rasa
lapar di raut wajah mereka”. Abu Syu’aib pun mengundang mereka , namun ada
seorang lelaki yang datang bersama ke lima tamu itu. Nabi Shallahu ‘alaihi
Wasalam lantas bersabda .” lelaki itu ikut bersama kami . jika menghendaki ,
engkau boleh mengizinkanya dan jika
menghendaki engkau boleh meyuruhnya pulang . ( HR. Al-Bukhori) Abu Mas’ud
menambahkan , Abu Syu’aib pun mengizinkannya.
Ketiga, pada saat makan kita di anjurkan berkumpul,
mengerumuni makanan , dan tidak berpencar darinya. Wasyi Ibnu Harm mengatakan
bahwa sejumlah sahabat bertanya , “wahai Rasul , kami makan tapi tidak merasa
kenyang” . beliau menjawab , “mungkin kalian berpencar (saat makan )?” mereka
berkata , “iya” . dan beliau kembali berkata , “maka berkumpullah di sekitar
makanan kalian , sebutlah asma Allah (basmallah) dengan begitu , Dia (Allah)
akam memberi keberkahan kepada kalian.” (HR. Abu Daud). Beliau juga bersabda “
(jika berkah ) makanan untuk seorang pun
jadi cukup untuk berdua , makanan untuk berdua cukup untuk berempat dan makanan
untuk berempat cukup untuk delapan orang.” (HR. muslim) .
Keempat, jangan memakan makanan orang-orang yang berlomba-
lomba menyembelih hewan. Dalam hal ini Ibnu ‘Abas meriwayatkan bahwa Nabi
Shallallahu ‘alaihi Wasallam melarang makan makanana orang- orang arab yang
belomba-lomba menyembelih hewan. (HR. Abu Daud)
Pada masa nabi dahulu ada suatu lomba adu
banyak-banyakan menyembelih hewan. Namun perbuatan itu hanya sekedar riya’ dan
mencari popularitas belaka , dengan menyembelih untanya , mereka tidak
bermaksud mencari keridhoan Allah, sehingga perbuatan itu serupa dengan orang
yang menyembelih hewan bukan Karena Allah. ( HR. Abu Daud dan Imam Al-Tirmidzi)
Kelima, hendaknya tidak makan di khowan atau tempat
tinggi yang di persiapakan untuk makan. Anas Ibn Malik meriwayatkan bahwa
Rasullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda “ Nabi Allah tidak pernah makan
di khowan dan sakrojah, dan tidak pula beliau makan roti yang di keringkan”.
(HR. Al-Bukhori)
Sakrojah adalah wadah kecil yang memuat
makanan ringan , seperti lalapan dan sejenisnya . dari hadist di atas bukan
berarti mengharamkan makan yang berada di meja atau tempat tinngi lainya,
melainkan sebatas sunnah bahwa makan sebaiknya di lakukan di atas tanah sebagai
nama yang sudah terbiasa di kerjakan Nabi.
Keenam, tidak makan sambil terlentang atau makan di
tempat yang tersedia makanan haram, ‘Umar meriyawatkan bahwa Nabi Shallallahu
‘alaihi Wasallam melarang makan di tempat yang di sajikan minumam keras, begiti
pula beliau melarang seorang makan sambil menelungkupkan perutnya. (HR. Abu
Daud , Ibn Majah, dan Al- Hakim)
Ketujuh, tidak bersandar pada saat makan , Abu
Juhaifah meriwayatkan bahwa Rasullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda “
aku tidak pernah makan sambil bersandar”. Ibnu ‘Amar juga menyebutkan , “ Rasullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam
tidak pernah terlihat makan sambil bersandar”. (HR. Abu Daud dan AL- Tirmidzi)
Sedangkan
posisi duduk yang di anjurkan pada saat makan adalah menekuk kedua lutut dan
menduduki bagian dalam telapak kaki , atau menegakan betis dan paha kanan dan
menduduki kaki yang kiri. ( Ibnu Hajar , Fath al- Bari , Beirut : Darul
Ma’rifah 1379 H , jilid 9 hal 542.
Adab atau Tatakrama Makan
1. Memilih makan yang halal.
2. Mencuci tangan menggunakan air yang
mengalir.
3. Membaca basmalah dan berdoa.
4. Menggunakan tangan kanan.
5. Makan dan minum dalam posisi duduk.
6. Tidak makan makanan yang berlebihan.
7. Tidak mencela makanan.
8. Tidak meniup makanan atau minuman.
Tidak menggunakan wadah dari perak atau emas.
Memakan makanan
dari pinggir piring dahulu.
Di anjurkan
makan bersama-sama.
Di anjurkan
menggunakan tiga jari ( kondisional).
Menjilati
jari-jari , di sunnahkan dijilatkan jari jemari ke pasangan halalnya.
Membaca
Basmallah sebelum makan dan Hamdallah sesudah makan.
Do’a sebelum makan.
اللهم بَرِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا
وَقِنَا عَذَا بَ النَّارِ ز بسم الله ....
Do’a sesudah Makan .
اَلْحَمْدُ لله الَّذِي اَطْعَمَنَا سَقَانَا
وَجْعَلَنَا هَذَا وَرِسْقَتِيْهِ منْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنَّى وَلَا قُوَّةٍ .
Atau اَلْحَمْدُ لله الَّذِي اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجْعَلَنَا
مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Kita sebagai rakyat indonesia hidup di berbagai macam budaya dan adat setiap adat mereka mempunyai cara sendiri sendiri untuk menikmati hidangan yang sopan dan baik dalam suku apapun tidak ada yang mengajarkan makan makanan dengan cara yang tidak layak.
Dari apa yang sudah kit pelajari diatas ,
sebagai muslim yang beriman hendaknya mengetahui apa apa yang berkaitan dengan
makan dan minum menurut islam sudah di ajarkan oleh Nabi kita , maka dari itu
diusahakan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel nya bagus, bermanfaat. Saran aja judulnya dibikin lebih jelas lagi sesuaikan isi kontennya
BalasHapus